"Di sini kita lihat ada potensi AI bisa mempercepat proses akses data, proses menganalisa data dan proses memberikan insight. Kalau sebelumnya buka data harus buka aplikasi, website, buka Excel, chat ke staf, itu semua butuh waktu mencari dan mengolahnya. Kita lihat behavior decision maker malas buka banyak aplikasi. Solusinya chat AI data lebih cepat dan efisien," katanya.
Ismail menerangkan dengan Zahir AI para decision maker perusahaan dapat menanyakan berbagai informasi data keuangan yang dibutuhkan, termasuk proyeksi dan strategi ke depan melalui chat WhatsApp.
Terkait keamanan, kata Muhammad Ismail, perusahaan sangat menjaga privasi dengan adanya enkripsi. "Privasi menjadi variabel utama kami. Jika ingin akses harus login terlebih dulu. Di perusahaan tidak semu dapat akses, semua harus verfikasi dengan login," ujarnya.
Diketahui, Zahir AI merupakan gabungan keahlian Zahir sebagai software bisnis dengan kecanggihan teknologi Artificial Intelligence, Lenna AI. "Zahir AI dapat menjadi game-changer dalam industri perangkat lunak bisnis," ujar Alen Bobby Hartanto, CEO PT Sinergi Digital Teknologi (Lenna AI).
Dia mengungkapkan ke depan Zahir AI akan memiliki kemampuan lebih kompleks untuk mempermudah penggunanya dengan analisa lebih dalam memberikan advice, evaluasi risiko, pengendalian internal, rekomendasi perbaikan hingga pemantauan pengawasan terhadap performa perusahaan.
"Dengan teknologi Generative AI, kami percaya bahwa Zahir AI akan memberikan nilai tambah yang luar biasa bagi penggunanya, membantu mereka lebih fokus pada pengembangan bisnis dan mencapai tujuan dengan lebih efektif," kata Alen Bobby.