Meta Ciptakan Bahasa AI Baru, Bisa Kenali 4.000 Bahasa Lisan

Anjasman Situmorang
Meta membawa inovasi besar dalam model bahasa AI untuk melestarikan ragam linguistik global. (Foto: Engadget)

Namun banyak bahasa yang terancam punah, terutama yang tidak banyak digunakan dalam negara industri. Melihat persoalan ini, Meta akhirnya menggunakan pendekatan yang tidak konvensional.

Mereka mengumpulkan rekaman audio dari teks-teks agama yang diterjemahkan. Teks agama yang dimaksud seperti Alkitab yang telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa dan terjemahannya telah dipelajari secara luas untuk penelitian terjemahan bahasa berbasis teks.

"Terjemahan ini memiliki rekaman audio yang tersedia untuk umum dari orang yang membaca teks ini dalam berbagai bahasa," jelas Meta.

Dengan diperkenalkannya MMS Meta dan proyek sumber terbukanya, maka keragaman linguistik bukan lagi masalah dalam pengembangan teknologi.

Terlebih lagi beberapa produk masa depan dikabarkan sudah mendukung AI yang memerlukan komunikasi dengan bahasa ibu. Dengan MMS, keragaman bahasa bisa lebih lestari.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
Internet
21 hari lalu

Heboh Meta Dipanggil Komdigi, Penyebabnya Keterlaluan!

Nasional
21 hari lalu

Komdigi Panggil Meta, Minta Penjelasan Dugaan Kebocoran Data Pengguna Instagram

Internasional
2 bulan lalu

Australia Resmi Larang Media Sosial bagi Anak Berusia di Bawah 16 Tahun

Internasional
3 bulan lalu

Australia Larang Medsos untuk Remaja Bulan Depan, Platform Bisa Didenda Rp544 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal