Mantan Eksekutif Twitter Curhat soal Elon Musk: Dia Kurang Memiliki Empati 

Dini Listiyani
Mantan Eksekutif Twitter Curhat soal Elon Musk (Foto: Esther/Twitter)

JAKARTA, iNews.id - Esther Crawford mantan eksekutif Twitter merilis video berdurasi 14 menit. Dalam video itu dia berbagi kisah setelah Elon Musk mengambil alih Twitter. 

Pada saat yang sama, dia menguraikan pandangannya tentang Musk. Dia percaya Musk kurang memiliki empati dalam kepemimpinan dan melakukan sesuatu hanya dengan intuisi. 

Esther berkisah, Twitter seperti panti jompo sebelum Musk terlibat, dan staf jarang diberhentikan. Tapi, setelah Musk mengambil alih semuanya berubah. 

Musk memberhentikan setengah karyawan hanya dalam beberapa bulan saja. Esther menyatakan keprihatinannya soal kurangnya keamanan psikologis di perusahaan sejak Musk mengambil alih.

Dia khawatir semua staf akan dipecat tanpa sebab. Dia juga memperingatkan Musk dikelilingi penjilat yang hanya setuju dengannya. Dia juga percaya Musk hanya merendahkan dirinya kepada orang yang menantangnya dengan data atau keahlian. 

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX

57 tahun lalu

Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX

57 tahun lalu

SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun

57 tahun lalu

Elon Musk Selangkah Lagi Jadi Triliuner Pertama di Dunia Lewat IPO SpaceX

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal