Komdigi Sebut AI Ciptakan 90 Juta Lapangan Kerja, Jangan Ditakuti!

Muhamad Fadli Ramadan
Menkomdigi Meutya Hafid. (Foto: Felldy Aslya Utama)

Menkomdigi mengatakan kehadiran AI harus diposisikan untuk memperkuat kemampuan manusia, bukan menggantikannya. Pasalnya, teknologi ini bisa dimanfaatkan untuk mempermudah manusia dalam menyelesaikan sesuatu.

"Kita coba melihat dan membicarakan AI dari perspektif yang berbeda. Bukan sekadar data dan angka, melainkan bagaimana AI bisa dimaknai sebagai alat bantu yang memperkuat manusia," tuturnya.

Meutya menyampaikan pemerintah saat ini sedang menyusun Peta Jalan Nasional AI sebagai panduan strategis lintas sektor. Regulasi ini di harapan terbit pada awal 2026 melalui Peraturan Presiden (Perpres).

"InsyaAllah pada awal tahun 2026, Peraturan Presiden tentang peta jalan ini sudah dapat diterbitkan dan menjadi pedoman bagi kita semua," ucapnya.

Selain itu, pemerintah juga berfokus pada pemerataan akses digital di seluruh Indonesia. Hal ini ditujukan agar setiap masyarakat dapat menikmati manfaat AI.

"Yang juga penting adalah bagaimana membuat AI berikutnya menjadi inklusif. Kami juga telah melelang frekuensi 1,4 GHz untuk menghadirkan internet yang lebih murah dan merata," ungkapnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cegah Disinformasi, Komdigi Imbau Video dan Gambar AI Cantumkan Logo

57 tahun lalu

Ancam Kehidupan Manusia, Tokoh dan Ilmuwan Dunia Minta Hentikan Pengembangan Super AI 

57 tahun lalu

Teknologi AI Makin Canggih, Meresahkan Banyak Konten Deepfake di Media Sosial

57 tahun lalu

Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal