Hadapi Perang Teknologi Digital, Indonesia Butuh Pasukan Khusus Siber

Dani M Dahwilani
Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto mengungkapkan menghadapi perang siber Indonesia membutuhan pasukan khusus siber. (Foto: iNews.id)

Secara fungsi, terdapat negara yang membentuk satuan siber yang bersifat defensif, seperti Amerika Serikat (AS). Tapi ada juga yang memilih membentuk unit siber dengan kapasitas ofensif dominan, seperti China.

"Jerman, Singapura, dan Tiongkok (China) menjadi kelompok negara yang memilih membentuk pasukan siber sebagai matra mandiri. Tiongkok menjadi organisasi terbesar dengan jumlah pasukan diestimasikan mencapai 145.000 orang," katanya. 

Dia memaparkan perbandingan struktur organisasi di tiga institusi militer menunjukkan perbedaan fokus dan kapasitas. Di luar aspek intelijen dan siber yang umum melekat, China juga mengintegrasikan ruang angkasa sebagai kapasitas dalam matra

Kemampuan ofensif idealnya menjadi kapasitas esensial dari matra siber. Data operasi siber yang disponsori negara dari Council of Foreign Relations (CFR) mencatat negara-negara yang aktif menggunakan instrumen siber. "Tiongkok, Rusia, Iran, dan Korea Utara menjadi kelompok negara yang diindikasi kuat intens menggunakan instrumen siber secara ofensif," ujar Andi. 

Di sisi lain, lanjut dia Amerika Serikat menjadi negara dengan tingkat serangan siber dari aktor negara tertinggi. Teknologi informasi, lembaga riset/LSM, pendidikan, dan pemerintah menjadi sektor sasaran utama serangan negara tersebut.

"Kalau dibentuk sekarang kira-kira Indonesia akan punya matra siber atau angkatan siber itu 9 tahun. Mungkin baru bisa terealisasi pada tahun 2031 atau 2032," katanya.

Rizaldi, ketua seminar PPRA LXV berharap paparan dalam seminar ini dapat memberikan kontribusi positif dan rekomendasi terbaik bagi kekuatan Indonesia di ASEAN, memperluas konekvitas digital, serta memperkuat pusat pertumbuhan ekonomi ke depan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bikin Website Makin Mudah dengan AI, tapi Waspada Risiko Serangan Siber!

57 tahun lalu

Telkom Gelar Forum Kedaulatan Digital Nasional, Bangun Cetak Biru Kedaulatan Digital

57 tahun lalu

Indonesia Akselerasi Ekosistem Data Center, AI dan Keamanan Siber

57 tahun lalu

Masuki Ekosistem XLSMART, Defend IT360 Luncurkan Logo Terbaru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal