Dalam penjelasan resminya, OpenAI memaparkan tiga batasan utama atau 'garis merah' yang tidak boleh dilanggar dalam penggunaan teknologinya, yaitu"
1. Tidak digunakan untuk pengawasan massal terhadap warga sipil di dalam negeri.
2. Tidak digunakan untuk mengarahkan sistem senjata otonom.
3. Tidak digunakan untuk pengambilan keputusan otomatis berisiko tinggi, seperti sistem penilaian sosial (social credit).
Ketiga poin tersebut menjadi fondasi pembatasan etis dalam kesepakatan tersebut.
OpenAI menegaskan bahwa model AI tidak akan diserahkan begitu saja tanpa kontrol. Sistem akan dijalankan melalui infrastruktur cloud dengan lapisan pengamanan yang tetap berada di bawah pengawasan perusahaan.
Selain itu, OpenAI akan menempatkan tenaga teknis yang memiliki izin keamanan (security clearance) untuk memastikan kebijakan penggunaan dipatuhi. Perusahaan juga menyatakan tetap memiliki wewenang menjalankan mekanisme keamanan dan pencegahan penyalahgunaan.