Didesak Mundur Donald Trump, CEO Intel Lip-Bu Tan Ungkap Pesan Mengharukan

Dani M Dahwilani
CEO Intel Lip-Bu Tan akhirnya memecah keheningan setelah didesak Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mundur dari jabatan. (Foto: Intel)

JAKARTA, iNews.id - Chief Executive Officer (CEO) Intel Lip-Bu Tan akhirnya memecah keheningan setelah didesak Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mundur dari jabatan. Desakan itu muncul karena dugaan konflik kepentingan Tan dengan sejumlah perusahaan di China.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui laman Intel Newsroom, Tan menulis pesan panjang penuh emosi. Dia menegaskan bahwa Amerika Serikat telah menjadi rumahnya selama lebih dari empat dekade.

“Saya mencintai negara ini dan sangat bersyukur atas semua kesempatan yang diberikan kepada saya. Memimpin Intel di momen kritis ini bukan hanya pekerjaan, tetapi sebuah kemewahan,” tulisnya, dikutip Sabtu (9/8/2025).

Tan menyebut kesuksesan Intel adalah kunci bagi kepemimpinan teknologi dan manufaktur AS, keamanan nasional, serta kekuatan ekonomi. Hal inilah yang menjadi alasannya bergabung dengan Intel dan membangun masa depan yang lebih kuat bersama perusahaan.

Dia juga membantah berbagai asumsi terkait perannya di masa lalu di Walden International dan Cadence Design System — perusahaan yang pernah dikaitkan dengan pasokan teknologi chip untuk universitas militer China.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

57 tahun lalu

Trump: Iran Sudah Tamat!

57 tahun lalu

Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal