Desain Ulang Waze Hadir Penuh Warna dan Ikon Ekspresif

Dini Listiyani
Aplikasi Waze (Foto: Waze)

"Selusin driver semuanya bisa merasa berbeda dalam situasi yang sama persis. Jadi kami mulai menangkap sebanyak mungkin perasaan itu. Ini sangat penting bagi kami karena Moods bertindak sebagai pengingat visual kita semua di luar sana, bekerja bersama," ujar Shaw.

Sementara itu ada juga sistem blok demi blok baru untuk interface, yang menurut Waze dimaksudkan untuk mengingatkan ruang di antara peta, tempat-tempat di mana jalan tidak ada. Desain ulang aplikasi selalu berpotensi penuh karena pengguna yang ada dapat dengan mudah merasa frustasi saat software favorit mereka tiba-tiba terlihat atau berperilaku berbeda.

Apalagi jika aplikasi dimaksudkan untuk digunakan dalam situasi intensitas tinggi seperti mengemudi. Jika Ui tidak mudah dibaca dan dipahami saat Anda mencoba memerhatikan jalan di depan dan lalu lintas di sekitar, itu menjadi masalah.

Estetika Waze selalu bertentangan dengan Google Maps yang lebih terkendali, kesenjangan yang dipertahankan Google bahkan setelah bertahun-tahun mengakuisisi perusahaan.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Nasional
31 hari lalu

Nadiem Heran Didakwa Perkaya Diri Rp809 Miliar: Tak Sepeser pun Uang Masuk Kantong Saya

Nasional
1 bulan lalu

Jaksa Sebut Nadiem Tahu Chromebook Tak Bisa Digunakan Guru dan Siswa

Nasional
2 bulan lalu

Komdigi Minta Google Hapus 8 Aplikasi Matel yang Sebar Data Debitur 

Bisnis
2 bulan lalu

Sergey Brin Jadi Orang Terkaya Ketiga di Dunia Berkat Lonjakan Saham Induk Google

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal