Aktivitas Fisik Masih Terbatas, Aplikasi dan Buku Digital Dikembangkan

Siska Permata Sari
Aktivitas masih terbatas selama pandemi Covid-19, perpusatakaan kembangkan bacaan melalui aplikasi dan buku-buku digital. (Foto: Ilustrasi/ePerpus)

Seluruh kelembagaan mulai dari Kementerian Pendidikan hingga Kementerian Komunikasi dan Informatika didorong untuk berkolaborasi menjalankan gerakan literasi. Apalagi perpustakaan memiliki peran sebagai jantung pendidikan.

Adapun saat ini koleksi fisik perpustakaan sudah bisa diakses namun tetap mengikuti protokol kesehatan (prokes) ketat.  Total ada 164.610 perpustakaan dan 40 persennya berada di Pulau Jawa. 

Di masa pandemi, Puspenas membatasi jumlah kunjungan per hari hanya 2.000 dari kapasitas 20.000 pengunjung. Inilah yang mendorong dikembangkannya aplikasi dan buku digital agar lebih mudah diakses.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 hari lalu

Prabowo Ingin Kartu Identitas Tunggal Segera Diterapkan, Dorong Penyederhanaan Birokrasi

5 hari lalu

Digitalisasi Operasional dan Sistem Keselamatan Jadi Kunci Perkuat Ketahanan Energi Nasional

1 bulan lalu

Digitalisasi Bansos, Kemensos Terapkan Verifikasi Wajah untuk Penerima

2 bulan lalu

BRImo Raih Penghargaan Digital Innovation in Business Transformation di Ajang DIA 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal