Vivo dan Oppo menduduki top five berkat popularitas mereka di China. Sedangkan, posisis keenam ditempati Xiaomi dengan market share 6 persen, seperti dilaporkan Phone Arena, Rabu (2/1/2019).
Sementara itu, untuk segmen premium kelompok 600-800 dolar AS berhasil didominasi Apple dan Samsung dengan market share gabungan 82 persen. Namun, hanya Apple yang mampu mempertahankan popularitasnya di segmen 800 dolar AS ke atas.
(Foto: Counterpoint)
Faktanya, berkat iPhone X tahun lalu dan iPhone XS dan XS Max, Apple menyumbang 79 persen dari semua penjualan di bagian pasar ini. Meskipun tidak berada di lima besar pada skala global, Counterpoint Research me-listing OnePlus sebagai salah satu merek dengan pertumbuhan tercepat di segmen 400-600 dolar AS berkat popularitasnya di India, China, dan Inggris.
Di sisi lain, Google juga terus mengalami pertumbuhan kehadirannya di pasar smartphone selama Q3. Smartphone Google merupakan salah satu dari lima merek top di Eropa dan Amerika Utara.