Kemudian pada Agustus 2019, Huawei mengumumkan telah mengembangkan sistem operasi (OS) baru bernama Harmony. Banyak yang beranggapan sistem operasi baru ini bakal segera digunakan Huawei untuk menggantikan Android. Ternyata tidak demikian.
Beberapa waktu lalu, Richard Yu, CEO Grup Konsumen Huawei, menunjukkan bahwa Harmony didasarkan pada mikrokernel yang memungkinkannya digunakan pada berbagai perangkat seperti speaker pintar, tablet, jam tangan pintar, komputer, mobil, dan smartphone.
Huawei juga mencatat bahwa HarmonyOS akan berfungsi pada perangkat yang dilengkapi dengan RAM dalam jumlah kecil dan yang membutuhkan memori ratusan gigabyte. Sejauh ini, Harmony OS hanya tersedia untuk konsumen di televisi.