Hari Tanpa Bayangan Terjadi Mulai Hari Ini, Berikut Jadwal dan Cara Mengamatinya

Fikri Kurniawan
Hari Tanpa Bayangan Terjadi di Indonesia Mulai Hari Ini, Berikut Jadwal dan Cara Mengamatinya (Foto: Unsplash)

Berikut detail jadwal dan lokasi hari tanpa bayangan, dilansir dari laman LAPAN:

Indonesia Bagian Barat

Sabang; 6 September 2021 pada pukul 12.36 WIB

Banda Aceh; 8 September 2021 pada pukul 12.36 WIB

Medan; 13 September 2021 pada pukul 12.12 WIB

Pekan Baru; 21 September 2021 pada pukul 12.07 WIB

Tanjung Pinang; 20 September 2021 pada pukul 11.55 WIB

Padang; 25 September 2021 pada pukul 12.10 WIB

Jambi; 27 September 2021 pada pukul 11.56 WIB

Pangkal Pinang; 28 September pada pukul 11.46 WIB

Bengkulu; 2 Oktober 2021 pada pukul 12.00 WIB

Palembang; 30 September 2021 pada pukul 11.50 WIB

Bandar Lampung; 7 Oktober 2021 pada pukul 11.48 WIB

Serang; 8 Oktober, pukul 11.42 WIB

Jakarta; 9 Oktober, pukul 11.39 WIB

Bogor; 10 Oktober, pukul 11.39 WIB

Bandung; 11 Oktober, pukul 11.36 WIB

Semarang; 11 Oktober, pukul 11.25 WIB

Surabaya; 11 Oktober, pukul 11.15 WIB

Sumenep; 11 Oktober, pukul 11.11 WIB

Surakarta; 12 Oktober, pukul 11.23 WIB

Pangandaran; 13 Oktober, pukul 11.31 WIB

Yogyakarta; 13 Oktober, pukul 11.24 WIB

Banyuwangi; 14 Oktober, pukul 11.08 WIB

Nunukan; 12 September, pukul 12.07 WIB

Indonesia Bagian Tengah

Tarakan; 14 September, pukul 12.05 WITA

Tanjung Selor; 15 September, pukul 12.05 WITA

Pontianak; 23 September, pukul 11.35 WITA

Samarinda; 24 September, pukul 12.03 WITA

Balikpapan; 26 September, pukul 12.03 WITA

Palangkaraya; 28 September, pukul 11.14 WITA

Banjarmasin; 1 Oktober, pukul 12.11 WITA

Buleleng; 14 Oktober, pukul 12.05 WITA

Denpasar; 15 Oktober, pukul 12.04 WITA

Mataram; 15 Oktober, pukul 12.01 WITA

Sumbawa Besar; 15 Oktober, pukul 11.56 WITA

Labuan Bajo; 15 Oktober, pukul 11.46 WITA

Waingapu; 18 Oktober, pukul 11.46 WITA

Kupang; 19 Oktober, pukul 11.30 WITA

Rote Dao; 21 Oktober, pukul 11.31 WITA

Manado; 19 September, pukul 11.34 WITA

Majene; 2 Oktober, pukul 11.53 WITA

Kendari; 3 Oktober,pukul 11.38 WITA

Wakatobi; 6 Oktober, pukul 11.33 WITA

Makassar; 6 Oktober, pukul 11.50 WITA

Indonesia Bagian Timur

Sofifi; 21 September, pukul 12.22 WIT

Sorong; 25 September, pukul 12.06 WIT

Manokwari; 25 September, pukul 11.55 WIT

Biak; 26 September, pukul 11.46 WIT

Jayapura; 29 September, pukul 11.27 WIT

Ambon; 2 Oktober, pukul 12.16 WIT

Merauke; 14 Oktober, pukul 11.24 WIT

Andi menambahkan, cara paling sederhana bagi masyarakat bisa mengamati detik-detik hari tanpa bayangan adalah dengan menggunakan benda tegak seperti tongkat atau spidol atau benda lain yg bisa diberdirikan.

"Caranya letakan di permukaan yang rata dan kemudian amati sesuai dengan jam yang telah ditentukan," tandasnya.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
9 hari lalu

Apa Itu Super New Moon 14 Juli? Ini Penjelasan Ilmiah dan Dampaknya bagi Bumi

9 hari lalu

Hari Ini Ada Fenomena Super New Moon 14 Juli, Catat Jamnya!

26 hari lalu

Apa Itu Heat Dome? Fenomena yang Bikin Suhu Paris Terpanas Sepanjang Sejarah!

26 hari lalu

Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal