Mantan ikon Barcelona itu juga menegaskan motivasinya berbicara terbuka bukan karena kepentingan pribadi atau janji politik. Xavi mendukung lawan Laporta, Victor Font, dalam pemilihan presiden mendatang, tetapi menekankan fokusnya pada kebenaran.
“Saya pikir saya tidak akan pernah kembali ke Barcelona sebagai pemain atau pelatih. Sekarang fokus saya adalah mengatakan yang sebenarnya. Leo tidak kembali karena presiden tidak menginginkannya, bukan karena La Liga atau tuntutan Jorge Messi soal gaji – itu bohong,” jelas Xavi.
Wawancara ini dirilis menjelang pekan pemilihan presiden, yang berpotensi mempengaruhi dukungan publik. Fakta bahwa Laporta mungkin menghalangi kembalinya Messi bisa menjadi isu sentral bagi pendukung Barcelona dan strategi kampanye Victor Font.