"Messi itu unik. Tidak dapat ditiru dan tidak dapat diulang. Pemain seperti dia muncul setiap 50 atau 100 tahun sekali. Sebagai seorang bocah dia termasuk jenius sepak bola," ujarnya.
Van Basten merupakan striker haus gol di masanya. Namanya mulai dikenal dunia kala menjadi ujung tombak Ajax Amsterdam saat usianya masih remaja.
Performa luar biasa itu membuat AC Milan meminangnya. Van Basten membuat I Rossoneri menjadi salah satu tim paling tangguh di dunia pada akhir 1980-an dan awal 90-an.
Selama di San Siro, Van Basten meraih dua trofi Liga Champions, tiga scudetto, dua Piala Super Eropa, dua Piala Intercontinental. Dia pula yang berjasa membawa Timnas Belanda juara Euro 1988 bersama Ruud Gullit dan Frank Rijkaard.
Sebelum kemunculan Messi dan Ronaldo, dia satu dari tiga pemain yang memenangkan Ballon dOr pada tiga kesempatan.