Hannah menyampaikan, setelah fase F:30 selesai, pemerintah menargetkan Malaysia bisa menjadi negara yang secara konsisten lolos ke Piala Dunia dalam enam hingga sepuluh tahun berikutnya. Dia menegaskan, keberhasilan itu bergantung pada konsistensi pembinaan dan keberlanjutan generasi pemain.
“Untuk mencapai tujuan itu, fokus akan diberikan pada penetapan target Piala Dunia dan pembentukan generasi pemain secara berkelanjutan. Selain itu, stabilitas finansial, penguatan organisasi, peningkatan pengaruh internasional, dan perbaikan peringkat FIFA juga menjadi prioritas,” katanya.
Dalam jangka menengah, yakni tiga hingga lima tahun ke depan, pemerintah Malaysia dan FAM akan fokus pada peningkatan daya saing tim nasional di level Asia. Hal ini dilakukan melalui penguatan sistem akademi, rekrutmen bakat, serta konsolidasi program pembinaan pemain muda.
“Penguatan liga domestik yang lebih kompetitif dan profesional, pembangunan infrastruktur latihan berstandar tinggi, serta perluasan kerja sama internasional juga menjadi bagian penting dari strategi ini,” tambah Hannah.
Sementara itu, untuk jangka pendek dalam kurun satu hingga dua tahun, pemerintah menargetkan peningkatan kesiapan kompetitif tim nasional lewat penataan ulang taktik, pelatihan intensif, dan penggunaan teknologi pendukung. Langkah ini diharapkan mempercepat peningkatan performa Harimau Malaya di ajang internasional.