Namun Presiden Republik Indonesia kala itu Soekarno tak sudi jika skuad Garuda melawan Israel. Sebab dirinya ingin menjaga hubungan diplomatik dengan Palestina.
"Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada rakyat Palestina, maka selama itu pula bangsa Indonesia melawan penjajahan Israel,” kata Soekarno kala itu.
Akibatnya posisi Indonesia digantikan Wales yang menyelesaikan babak kualifikasi zona Eropa di posisi kesembilan. Kala itu Wales berhasil menyingkirkan Israel dan lolos ke putaran final.
Kini kasus serupa terjadi pada Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia. Banyak pihak yang menolak kedatangan salah satu kontestan yaitu Timnas Israel, termasuk Gubernur BaliWayan Koster.
Akibatnya FIFA membatalkan drawing Piala Dunia U-20 2023 yang sejatinya digelar di Bali 31 Maret. Nasib Piala Dunia U-20 2023 kini terancam.
Pencinta sepak bola Tanah Air khawatir FIFA juga membatalkan Piala Dunia U-20 2023. Padahal Indonesia sudah melakukan persiapan jangka panjang menyambut ajang bergengsi untuk kelompok usia tersebut.