Terungkap! Ini Alasan Polisi Tembakkan Gas Air Mata saat Kerusuhan di Kanjuruhan Padahal Dilarang FIFA

Avirista Midaada
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta menjelaskan soal penggunaan gas air mata saat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan meski ada larangan dari FIFA. (Foto: MPI/Avirista Midaada).

Berikut aturan FIFA soal penggunaan gas air mata di stadion: 

Untuk melindungi para pemain dan ofisial serta menjaga ketertiban umum, diperlukan penempatan steward dan/atau polisi di sekeliling lapangan permainan. Saat melakukannya, pedoman berikut harus dipertimbangkan.

a) Setiap steward atau petugas polisi yang ditempatkan di sekitar lapangan permainan kemungkinan besar akan direkam di televisi, dan oleh karena itu perilaku dan penampilan mereka harus memiliki standar tertinggi setiap saat," lanjut regulasi tersebut.

b) Tidak ada senjata api atau “gas pengendali massa” yang boleh dibawa atau digunakan.

Editor : Ibnu Hariyanto
Artikel Terkait
1 hari lalu

Bernardo Tavares Blak-blakan soal Pemain Asing Baru Persebaya, Ungkap Masalah yang Mengkhawatirkan

1 hari lalu

Marcos Santos Bangun Arema FC Baru, Duel Lawan Persib Jadi Tes Pertama

2 hari lalu

Persib Siapkan Rotasi Besar Lawan Arema FC, Pemain Muda Dapat Panggung

2 hari lalu

Bernardo Tavares Bongkar Masalah Besar Persebaya usai Ditahan PSIS 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal