Saat Asnawi tidak masuk starting line-up, Jay mengambil alih ban kapten. Namun begitu Asnawi kembali ke skuad utama, Jay dengan rendah hati memilih untuk tetap menjadi wakil.
“Sebenarnya waktu itu saya tanya Jay apa dia mau jadi kapten. Tapi Jay menolak, katanya kapten tim itu Asnawi. Jadi berhubung Asnawi turun bertanding, dia yang harus jadi kapten. Makanya posisi kapten dikasih ke Asnawi,” lanjut Shin.
Tak hanya menolak secara sopan, Jay bahkan mempertegas bahwa Asnawi adalah “kapten asli” Timnas Indonesia.
“Saya bilang ke Jay, ‘Berhubung kamu kapten waktu Asnawi enggak tanding, sekarang mau jadi kapten lagi gak?’ Dia jawab ‘Gak mau, kapten asli itu Asnawi’. Katanya dia ingin jadi wakil kapten saja karena kapten aslinya Asnawi dan kami sepakat gitu,” tambah Shin Tae-yong.
Mantan pelatih Timnas Korea Selatan ini juga menyayangkan munculnya kegaduhan di kalangan fans, padahal semua keputusan diambil berdasarkan komunikasi terbuka dan rasa saling menghormati antar pemain.