Terpesona, Ruud Gullit Acungkan 2 Jempol untuk Bek Legendaris Italia Ini

Reynaldi Hermawan
Legenda Timnas Belanda dan AC Milan Ruud Gullit terpesona dengan satu bek legendaris Italia. (Sky Sports)

"Tapi dia bisa melakukan keduanya lebih baik daripada kebanyakan orang lain. Dia juga bek tengah yang luar biasa," ujarnya.

Bukan hanya jadi rekan setim. Gullit juga sempat menjadi lawan dari Maldini.

Sebab setelah memperkuat Milan, pesepak bola yang terkenal dengan rambut gimbalnya itu pindah ke Klub Italia lainnya, Sampdoria pada 1993. Dia awalnya dipinjamkan lebih dulu sebelum akhirnya dipermanenkan.

Sayangnya kariernya di sana tak sesukses di Milan. Gullit hanya bisa mempersembahkan satu trofi yakni Coppa Italia.

Setelahnya Gullit pindah ke Chelsea pada 1995. Tiga tahun kemudian dia memutuskan untuk gantung sepatu di Klub London Barat itu.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AC Milan Terbelah soal Pelatih Baru, Arne Slot Masuk Radar

57 tahun lalu

Rafael Leao Pilih Gabung MU, Pengakuannya soal Cristiano Ronaldo Jadi Sorotan

57 tahun lalu

AC Milan Persiapkan Presentasi Khusus untuk Pelatih Baru, Bukan Arne Slot!

57 tahun lalu

Rafael Leao Kirim Sinyal Perpisahan, Siap Tinggalkan AC Milan setelah Ukir Sejarah di San Siro

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal