Dia menilai kejadian tersebut sebagai pelajaran besar untuk memperbaiki sikap di lapangan. Fadly berkomitmen untuk lebih dewasa dalam menghadapi situasi pertandingan ke depan.
Selain itu, dia memastikan tetap fokus berlatih keras demi meningkatkan kualitas permainan. “Mungkin ini juga musibah buat saya, cobaan, dan saya akan terus bekerja keras sebagaimana saya sampai sekarang,” ucapnya.
Namun, dampak dari insiden tersebut sudah terasa. Fadly harus menerima pencoretan dari Timnas Indonesia U-20, keputusan yang menjadi pukulan bagi kariernya.
Meski begitu, dia memilih menyikapi situasi dengan positif. Fadly bertekad mengembalikan kepercayaan dan berjuang agar bisa kembali membela Skuad Garuda di masa depan.
Langkah tersebut menjadi bukti dia belum menyerah. Di tengah tekanan dan potensi sanksi, Fadly Alberto tetap menjaga ambisi besar untuk menembus level tertinggi sepak bola Indonesia.