Tendangan Kungfu Viral, Fadly Alberto Tak Menyerah: Mimpi Jadi Bintang Tetap Hidup

Andri Bagus Syaeful
Fadly Alberto dicoret dari Timnas Indonesia U-20 usai insiden tendangan kungfu, dengan dugaan rasisme yang memicu emosi di laga EPA U-20. (Foto: AFC)

JAKARTA, iNews.id – Fadly Alberto Hengga menegaskan mimpi menjadi pesepak bola profesional tidak luntur meski tersandung kasus tendangan kungfu di ajang Elite Pro Academy (EPA) U-20 dan terancam sanksi Komdis PSSI.

Pemain Bhayangkara U-20 itu menjadi sorotan setelah insiden keras terhadap pemain Dewa United U-20, Raka Nurholis. Aksi tersebut memicu reaksi luas, meski kedua pemain sudah saling bermaafan usai kejadian.

Kini, Fadly tinggal menunggu keputusan resmi dari Komite Disiplin PSSI terkait sanksi yang akan dijatuhkan. Situasi tersebut menjadi ujian besar dalam perjalanan karier pemain berusia 17 tahun itu.

Dia mengakui peristiwa tersebut menjadi pengalaman penting dalam hidupnya. “Tentunya yang terjadi sekarang menjadi pengalaman berharga buat saya. Karena ini juga enggak pernah saya pikirkan bisa sampai begini,” katanya dikutip, Jumat (24/4/2026).

Fadly menegaskan tekadnya tetap sama sejak awal. “Kalau untuk cita-cita saya sebagai pemain bola tetap saya terus kejar meskipun banyak rintangan seperti sekarang,” tuturnya.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
Soccer
5 jam lalu

Kericuhan EPA U-20 Meledak! PSSI Tegaskan Aturan Anti-Rasisme

Buletin
1 hari lalu

Buntut Tendangan Kungfu EPA U-20, Fadly Alberto dan Raka Nurholis Resmi Berdamai

Soccer
2 hari lalu

Kasus Tendangan Kungfu EPA U-20 Resmi Ditutup, Dua Klub Sepakat Evaluasi Total

Soccer
2 hari lalu

Tragedi Tendangan Kungfu di EPA U-20 Berakhir Damai, Fadly Alberto dan Raka Nurholis Saling Berangkulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal