BRIGHTON, iNews.id - Brighton and Hove Albion menggunakan petarung MMA sebagai strategi inovatif untuk memperkuat pertahanan menghadapi situasi bola mati atau set piece di Premier League.
Langkah ini muncul di tengah tren serangan bola mati yang semakin dominan musim ini. Banyak klub memaksimalkan situasi tersebut, termasuk ancaman lemparan jauh ala Rory Delap yang kembali populer dan kekuatan duel udara Arsenal.
Sebagai salah satu tim dengan postur pemain relatif lebih kecil, Brighton harus mencari cara berbeda untuk bertahan dari tekanan fisik lawan. Tim ini dikenal mengandalkan permainan umpan pendek dan tempo cepat, bukan duel udara.
Meski begitu, catatan Brighton justru mengejutkan. Mereka menjadi tim dengan pertahanan set piece terbaik di liga dengan hanya kebobolan lima gol dari situasi bola mati, mengungguli Arsenal dan Brentford.
Keberhasilan ini tidak lepas dari pendekatan pelatih kepala Fabien Hurzeler yang mendorong metode latihan tidak konvensional. Salah satu langkah paling mencolok adalah menghadirkan petarung MMA ke sesi latihan tim.