Steven Gerrard Ungkap Rivalitas Beracun, Biang Gagalnya Generasi Emas Timnas Inggris

Reynaldi Hermawan
Generasi emas Timnas Inggris gagal total (Foto: Give Me Sport)

“Kami tumbuh bersama di West Ham, melakukan segalanya seperti sahabat. Saya pindah ke Leeds lalu Manchester United, Frank ke Chelsea, sejak itu komunikasi kami hancur,” ujar Ferdinand.

“Itu karena obsesi menang. Saya tidak mau Frank punya keunggulan. Hal yang sama terjadi dengan Stevie. Saat bersaing di Premier League, saya tidak mau duduk minum bir dengannya karena tak ingin mendengar kabar Liverpool. Menurut saya, itu yang menahan kami," tuturnya.

Gerrard Akui Pura-pura Suka Rekan Timnas

Gerrard menguatkan pernyataan tersebut. Dia menyebut hubungan di Timnas Inggris lebih dilandasi rasa hormat, bukan kedekatan. Bahkan, dia terang-terangan mengaku menyimpan rasa benci pada dua rekan setim.

Dua sosok itu adalah Rio Ferdinand dan Gary Neville, dua pilar Manchester United. Sebagai pemain Liverpool sejati, Gerrard sulit menerima keberadaan rival abadi di ruang ganti.

“Ketika berdiri di terowongan melawan Rio dan Gary Neville, kamu ingin mengalahkan mereka dengan segala cara. Ada kebencian di sana, memang seperti itu adanya,” kata Gerrard dalam acara Steven Gerrard Live di Belfast pada 2016.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Liverpool Terancam Krisis Bek Tengah, Bek Monster Serie A Jadi Target Panas

57 tahun lalu

Badai Mengancam, Kick-off Inggris vs Meksiko di Piala Dunia 2026 Ditunda?

57 tahun lalu

Wonderwall Jadi Lagu Sakral Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Ikatan Emosi Fans dan Pemain Makin Kuat

57 tahun lalu

Hasil Piala Dunia 2026: Harry Kane Selamatkan Inggris, The Three Lions Comeback vs Kongo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal