Rencana tersebut semakin jelas dengan target Liverpool untuk memperkuat kedua sisi sayap pada bursa transfer musim panas. Setidaknya dua winger masuk radar klub untuk mengantisipasi perubahan besar dalam skuad.
Persaingan mendapatkan Diomande juga tidak mudah. Paris Saint-Germain sudah melakukan pendekatan kepada pihak pemain, sementara RB Leipzig berupaya memperpanjang kontraknya.
Meski demikian, peluang transfer tetap terbuka jika ada tawaran besar yang masuk. Kondisi ini membuat Liverpool harus bergerak cepat dan strategis.
Di tengah dinamika tersebut, muncul label yang mulai melekat pada Diomande: “the chosen one”. Sebuah gambaran peran besar yang mungkin dia emban di masa depan.
Kepergian Salah, ditambah kemungkinan dia bermain bersama Messi di MLS, membuat Liverpool tidak sekadar mencari pengganti. Klub sedang membangun ulang identitas tim.
Transformasi itu sudah dimulai, dan Diomande kini berada di pusat rencana besar tersebut.