Mesir sendiri tersingkir tanpa benar-benar memberi ancaman serius. Dengan Salah dan Omar Marmoush di lini depan, tim asuhan Hossam Hassan nyaris tidak pernah keluar dari tekanan. Banyak pihak bertanya-tanya seperti apa hasilnya jika Mesir berani bermain lebih terbuka.
Kekalahan ini berpotensi berbuntut panjang. Hossam Hassan sudah mendapat kritik tajam dari sejumlah figur senior sepak bola Mesir. Dalam konferensi pers yang panas, dia menyebut situasi tidak adil karena Senegal memiliki waktu pemulihan lebih panjang dan tidak perlu berpindah kota seperti Mesir.
Kemenangan Senegal datang dengan harga mahal. Kalidou Koulibaly dan Habib Diarra dipastikan absen di final akibat akumulasi kartu kuning. Koulibaly bahkan ditarik keluar karena cedera di babak pertama, sementara Diarra diganti saat turun minum.
Meski kehilangan dua pemain penting, Senegal tetap melangkah ke final dengan keyakinan tinggi. Sekali lagi, Mané berdiri sebagai simbol perbedaan, sosok penentu, dan tembok terakhir yang terus menggagalkan ambisi besar Mohamed Salah bersama Mesir.