Padahal, ini adalah kali pertama Timnas sedekat ini dengan Piala Dunia—namun hasil buruk di fase penting justru menjadi akhir dari perjuangan panjang yang dimulai sejak babak pertama kualifikasi.
“Dari awal sudah bekerja keras dengan ganti pelatih, banyak pemain datang, banyak pemain baru, dan ya kita gagal. Kami akan evaluasi,” ujarnya.
Kegagalan ini juga berbuntut panjang. PSSI telah mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert dan seluruh tim pelatih asal Belanda di berbagai level Timnas.
Hingga kini, PSSI masih belum mengumumkan siapa kandidat kuat pelatih baru untuk menakhodai Garuda di masa mendatang.
Kekecewaan dirasakan tidak hanya oleh para pemain, tapi juga seluruh pencinta sepak bola nasional. Pasalnya, sejak awal kualifikasi, Timnas Indonesia telah menunjukkan progres dan semangat tinggi.
Namun, hasil akhir menunjukkan bahwa evaluasi menyeluruh diperlukan, baik dari sisi teknis, taktik, hingga kepemimpinan.