Selama tiga musim membela JDT, Jordi mencatatkan 66 penampilan, menyumbangkan 3 gol dan 6 assist, serta membantu klub meraih 7 trofi, termasuk 2 gelar Liga Super Malaysia. Kontribusinya di lini belakang membuatnya menjadi pilar penting dalam dominasi JDT di sepak bola Malaysia.
Tak hanya suporter, Jordi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen di klub yang telah membantunya beradaptasi dan berkembang.
“Rasa terima kasih juga tertuju kepada staf teknis, fisioterapis, juru masak, dan rekan satu tim saya karena tanpa mereka semua ini tidak akan terwujud. Terutama untuk bos klub yang percaya dan membantu saya memberikan kemampuan terbaik,” ucapnya.
Kepergian Jordi Amat menandai akhir dari satu bab penting dalam karier profesionalnya. Namun, bek kelahiran Spanyol itu memastikan bahwa kenangan bersama JDT akan selalu menjadi bagian berharga dalam perjalanannya di dunia sepak bola.
“Saya berharap yang terbaik untuk JDT di masa depan. Semoga kesuksesan berlanjut dan klub terus berkembang dengan baik,” tulis Jordi di akhir pesannya. Ucapan tersebut menggambarkan hubungan yang harmonis meskipun perjalanan mereka kini harus berpisah.
Kini, publik menantikan ke mana Jordi akan melangkah selanjutnya. Dengan kualitas dan pengalaman yang ia miliki, tidak menutup kemungkinan bek Timnas Indonesia itu segera bergabung dengan klub besar lainnya, baik di Asia maupun Eropa. Yang jelas, kepergiannya dari JDT meninggalkan ruang kosong yang tak mudah digantikan.