Feyenoord saat ini berada di posisi kedua klasemen Eredivisie dan bersaing memperebutkan tiket Liga Champions. Meskipun sudah tersingkir dari kompetisi Eropa musim ini, ambisi klub di domestik tetap tinggi.
Sterling belum bermain kompetitif sejak Mei 2024 dan sempat menjalani musim sulit saat dipinjamkan ke Arsenal. Selama di Chelsea, ia lebih banyak berlatih sendiri di pusat latihan Cobham karena masuk dalam skuad ‘bom squad’ di bawah manajer sebelumnya, Enzo Maresca.
Kedatangan Sterling disambut antusias oleh Van Persie.
“Secara alami, ini prestasi fantastis berhasil meyakinkan pemain sekelas Raheem untuk bergabung. Kualitasnya bisa mengubah jalannya pertandingan, dan saya yakin dia akan menjadi aset berharga bagi tim,” ujar Van Persie.
Dengan pengalaman Premier League dan trofi yang telah dimenangkan bersama Manchester City, Sterling berharap bisa memberikan pengaruh besar di Rotterdam dan membantu Feyenoord meraih target musim ini.
Di Belanda Sterling akan menjadi rival-rival bintang Timnas Indonesia. Ada Maarten Paes (Ajax Amsterdam), Justin Hubner (Fortuna Sittard) hingga Dean James (Go Ahead Eagles).