Keputusan akhirnya jatuh pada Stadion Segiri di Samarinda setelah melalui koordinasi dengan pihak keamanan dan Persija sebagai tuan rumah.
"Sehingga Liga memutuskan untuk digelar di Kalimantan Timur, ya, di Samarinda tepatnya. Waktunya sama, tanggal 10, jamnya tetap 15.30. Stadionnya di Stadion Segiri, Samarinda. Tetap dengan suporter, tapi tanpa suporter tamu," ujar dia.
Dengan keputusan ini, duel klasik antara Persija dan Persib tetap berlangsung, namun dalam suasana yang berbeda dari biasanya.
Absennya suporter tim tamu juga menjadi bagian dari langkah antisipasi demi menjaga keamanan pertandingan.
Pemindahan ini menjadi salah satu keputusan besar dalam Super League musim 2025/2026 mengingat tingginya tensi rivalitas kedua tim.
Kini, perhatian tertuju pada jalannya pertandingan di Samarinda yang dipastikan tetap menyedot perhatian besar publik sepak bola Indonesia.