“Terima kasih, Allano Lima,” tulis Persija.
“Kebersamaan antara Persija dan Allano akhirnya tiba di ujung cerita. Tak semua perjalanan berakhir dengan indah, tetapi kontribusinya akan selalu tinggal di hati kita semua,” lanjut pernyataan resmi klub.
Manajemen juga menyampaikan doa dan harapan terbaik untuk karier Allano selanjutnya. “Terima kasih untuk setiap keringat, perjuangan, dan keceriaan yang diberikan untuk kota ini. Doa kami selalu menyertai, Allano!” tulis Persija menutup pesan perpisahan.
Keputusan berpisah sebenarnya tidak mengejutkan. Dua hari sebelum pengumuman resmi klub, Allano lebih dulu memberi sinyal soal masa depannya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Isyarat tersebut memperkuat spekulasi berakhirnya kebersamaan Allano dan Persija, meski performanya terbilang impresif sepanjang musim.
Dengan kepergian Allano, Persija dipastikan akan melakukan penyesuaian komposisi pemain demi menyambut Super League 2026-2027. Perombakan skuad menjadi agenda penting agar Persija tetap kompetitif di papan atas.
Sementara itu, Allano meninggalkan Jakarta dengan catatan positif dan reputasi kuat, membuka peluang melanjutkan karier di klub baru dengan modal performa stabil selama berseragam Macan Kemayoran.