Musim ini, Racing Santander tampil sangat dominan. Mereka memimpin klasemen selama 30 dari 40 pekan dan berada di dua besar dalam 36 pekan.
Tim berjuluk Los Verdiblancos itu juga menjadi tim paling produktif dengan 85 gol, unggul dari UD Almeria yang mencetak 79 gol. Selisih gol mereka mencapai +26, enam gol lebih baik dibanding RC Deportivo di posisi kedua.
Peran besar di balik promosi ini datang dari pelatih José Alberto Lopez. Pelatih berusia 43 tahun itu datang pada pertengahan musim 2022-2023 saat tim berada di zona degradasi.
Legenda klub, Quique Setién, memberikan pujian tinggi kepada Jose Alberto.
“Racing Santander memainkan sepak bola terbaik di divisi ini. Perbedaannya sangat jelas. Bagi kami yang lebih suka menang 5-4 daripada 1-0, Jose Alberto adalah anugerah,” tuturnya.
Musim 2026-2027 akan menjadi pengalaman pertama José Alberto melatih di La Liga. Dia belum pernah melatih maupun bermain di kasta tertinggi sepak bola Spanyol.
Racing Santander juga tercatat sebagai salah satu klub bersejarah di Spanyol. Mereka berada di posisi ke-16 dalam daftar perolehan poin terbanyak sepanjang sejarah La Liga dan telah tampil dalam 44 musim di kompetisi tertinggi.
Klub yang bermarkas di Stadion El Sardinero berkapasitas 22.000 penonton itu pernah tampil di Piala UEFA 2008-2009. Dengan dukungan suporter yang loyal, Racing Santander bertekad tidak sekadar numpang lewat di La Liga musim depan.