“Membicarakan bagaimana supaya Marselino nanti di Desember, sebelum kami berangkat ke Thailand itu bisa gabung dengan tim,” sambungnya.
Sumardji juga menegaskan bahwa Marselino tetap masuk dalam entry by name proyeksi pemain Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2025. Namun, karena ajang tersebut bukan bagian dari kalender FIFA Matchday, PSSI harus mendapatkan izin resmi dari klubnya di Eropa.
“Jadi memang Marselino ini masuk (daftar skuad). Masuk tetapi kami harus berdiskusi dengan klubnya. Sehingga nanti Lino bisa datang,” jelasnya.
Di sisi lain, latihan Timnas Indonesia U-22 di Stadion Madya, Selasa (11/11) sore WIB, kedatangan tiga wajah baru: Luke Xavier Keet, Reycredo Beremanda, dan Muhammad Mishbah. Dengan tambahan tersebut, total ada 33 pemain yang mengikuti sesi latihan bersama Garuda Muda.
Menariknya, ketiga pemain diaspora ini bukan bagian dari daftar awal pilihan pelatih Indra Sjafri. Meski begitu, jika mereka mampu menunjukkan performa impresif selama TC dan cocok dengan skema permainan tim, peluang untuk menembus skuad utama masih sangat terbuka.
Kehadiran Marselino Ferdinan di SEA Games 2025 Thailand jelas akan menjadi suntikan besar bagi kekuatan Timnas Indonesia U-22. Dengan kualitas individu dan pengalaman bermain di Eropa, Marselino dianggap mampu menjadi motor serangan yang bisa membawa Garuda Muda meraih emas.
Kini, semua mata tertuju pada langkah PSSI dan klub AS Trencin. Apakah Marselino akhirnya bisa bergabung tepat waktu dan memperkuat Timnas U-22 di SEA Games 2025? Waktu yang akan menjawab.