Kondisi ini terjadi karena Tottenham dan Arsenal sama-sama sempoyongan di awal musim sampai akhirnya terjadi suksesi kepelatihan.
Meski begitu, performa Arsenal mulai membaik di tangan Mikel Arteta yang menggantikan Unai Emery 22 Desember lalu. Paling tidak, Pierre-Emerick Aubameyang dkk memetik empat kemenangan dan sekali seri tanpa kekalahan dalam lima laga terakhir di semua ajang. Terakhir mereka ditahan 1-1 oleh Leicester, Rabu (8/7/2020) dini hari WIB.
Sementara Tottenham, di tangan Jose Mourinho yang menggantikan Mauricio Pochettino 20 November lalu, tampaknya masih belum menemukan obat yang tepat. Dalam sebelas laga terkini di semua ajang, Harry Kane dkk hanya menang dua kali. Sisanya, enam kali kalah, dan tiga seri.
Meski begitu, Arteta tetap menaruh hormat kepada Mourinho. Menurutnya, kehadiran arsitek asal Portugal itu membawa perubahan dalam permainan tim berjuluk The Lilywhites itu.
“Mereka mengalami pasang surut, tetapi secara keseluruhan Anda dapat dengan jelas melihat apa yang ingin dia (Mourinho) bawa ke klub. Dia mengelola energi, momentum, dan membangun budaya yang sangat kuat di setiap klub,” ucap Arteta di situs resmi klub, Sabtu (11/7/2020).