Kim Sang-sik sendiri dikenal sebagai pelatih yang menekankan taktik disiplin dan keseimbangan antara lini tengah dan belakang. Dalam beberapa latihan terakhir, ia juga memfokuskan skuadnya pada simulasi penalti dan transisi cepat, mengantisipasi situasi seperti final edisi 2023 lalu.
Dengan kekuatan pemain muda yang memiliki pengalaman di SEA Games dan beberapa turnamen internasional lain, Vietnam U-23 jelas bukan tim yang bisa dipandang sebelah mata. Namun, tekanan sebagai juara bertahan bisa menjadi beban jika tidak dikelola dengan baik.
Kini, publik menantikan apakah Vietnam mampu menjawab ekspektasi tersebut, atau justru membuka jalan bagi negara lain untuk mengangkat trofi di Jakarta.