Tur pramusim ini bukan yang pertama kali dilakukan Persebaya di Australia. Pada 2018, program serupa pernah dijalankan untuk tim U-19 di bawah asuhan almarhum Bejo Sugiantoro. Namun pandemi Covid-19 sempat menghentikan kegiatan tersebut selama beberapa tahun.
Kini, pada 2025, tur yang lebih besar dan terorganisir kembali dijalankan, menunjukkan kemajuan dan profesionalisme Persebaya dalam menatap masa depan.
Dengan dukungan penuh dari manajemen, pemerintah, dan para suporter, tur pra-musim ke Australia menjadi momentum penting bagi Persebaya Surabaya. Tidak hanya sebagai ajang latihan, tetapi juga sebagai simbol kebangkitan dan kemajuan sepak bola Indonesia di kancah internasional. Bajul Ijo siap tampil lebih kuat dan percaya diri menyambut Liga 1 2025-2026.