Selain fokus pada aspek teknis, kehadiran Bonek di Australia juga dirancang untuk mempererat hubungan budaya dan sosial antara warga Indonesia khususnya Jawa Timur, dengan masyarakat Australia Barat.
“Kami ingin Bonek tidak hanya sebagai pendukung, tapi juga belajar budaya dan olahraga sekaligus memperkuat hubungan antarnegara,” kata Azrul.
Kepala Perwakilan Konsulat Jenderal Australia di Surabaya, Glen Askew, turut serta mendampingi rombongan selama tur berlangsung. Kehadirannya dianggap penting untuk memastikan perjalanan berjalan lancar sekaligus memperkuat diplomasi olahraga antara kedua wilayah.
Roger Cook, Deputy Premier Australia Barat, menyambut hangat kedatangan Persebaya dan Bonek. Ia menilai tur ini menjadi momen istimewa dalam memperingati lebih dari 35 tahun hubungan persahabatan antara Australia Barat dan Jawa Timur.
“Kami sangat antusias menyambut Persebaya, bukan hanya untuk merayakan sepak bola, tapi juga sebagai simbol hubungan yang telah terjalin lama,” ujarnya.