Solusi ekstrem yang muncul adalah perjalanan darat dari Baghdad ke perbatasan Yordania, yang bisa menempuh 12 jam perjalanan bus. Rute ini memungkinkan tim menyeberangi perbatasan sebelum terbang ke Meksiko untuk memainkan play-off.
Meski begitu, perjalanan ini dilakukan di tengah konflik yang masih berlangsung dan tetap menimbulkan risiko tinggi. Sumber SunSport menyebut Irak idealnya menghindari opsi ini, tetapi bisa terpaksa melakukannya demi menjaga peluang Piala Dunia.
FIFA disebut menyarankan Irak meninggalkan Baghdad sekitar 20 Maret dan melakukan perjalanan darat ke Yordania untuk memenuhi tenggat perjalanan internasional. Setibanya di Yordania, tim bisa naik pesawat komersial menuju Meksiko.
Situasi semakin rumit setelah Menteri Olahraga Iran memastikan negaranya tidak akan berpartisipasi di Piala Dunia karena perang. Hal ini membuka peluang bagi Irak untuk menggantikan Iran jika FIFA mengizinkan perubahan lineup turnamen.
Bolivia akan menghadapi Suriname dalam semi-final play-off pada 26 Maret, dengan pemenang dijadwalkan bertemu Irak pada 31 Maret. Tiket terakhir ke Piala Dunia dipertaruhkan, namun bagi Irak, tantangan terbesar mungkin bukan lawan di lapangan, melainkan perjalanan berbahaya menuju pertandingan itu sendiri.