Timm menambahkan sindikat tersebut sangat canggih dalam menyembunyikan jejak, termasuk aliran dana hasil kejahatan.
“Karena mereka sangat canggih, kerja sama menjadi sangat penting untuk menghadapi tantangan ini,” katanya.
Pada 2024, FIFA merilis Kerangka Hak Asasi Manusia Piala Dunia 2026 untuk membantu panitia lokal mencegah kerja paksa dan perdagangan manusia.
Panduan itu mencakup pemeriksaan ketat terhadap pengadaan berisiko tinggi, pendekatan yang melibatkan perspektif penyintas, serta sistem pelaporan rahasia.
Di Atlanta, Homeland Security Investigations telah mempersiapkan langkah antisipasi selama dua tahun.