Namun, candaan itu bukan jawaban utama dari pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut. Dia kemudian menjelaskan perbedaan mendasar antara pembalap cepat dan juara dunia berdasarkan pengalaman panjangnya di ajang balap motor paling bergengsi tersebut.
Marquez menjelaskan hampir semua pembalap di MotoGP memiliki kemampuan teknis yang sangat baik. Menurut dia, faktor pembeda justru muncul saat pembalap menghadapi tekanan dan situasi sulit selama musim balapan.
“Kita semua tahu cara mengendarai motor, dari Moto3 hingga MotoGP. Tapi kemudian ada tantangan dalam mengelola momen-momen tekanan, momen-momen ketidakpastian, manajemen ban," buka Marquez.
Dia menilai balapan MotoGP tidak hanya menguji kecepatan di lintasan. Pembalap juga harus mampu mengelola berbagai situasi yang berubah sepanjang musim kompetisi.
"Ini bukan hanya tentang kecepatan; ini tentang bagaimana menangani berbagai situasi yang muncul selama musim balap yang terdiri dari 22 balapan. Di situlah letak perbedaan antara seorang juara dan pembalap cepat," sambungnya.