Kluivert menceritakan, dia pertama kali menjalin komunikasi dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir pada Piala Asia 2023 pada Januari 2024. Kehadirannya ke Qatar memang sengaja untuk menonton Timnas Indonesia di turnamen itu.
“Saya berada di sana bersama manajer saya, Soufian Asafiati. Saat pertandingan di Indonesia, kami berbicara dengan Erick Thohir, dan kami terus berhubungan sejak saat itu,” kata Kluivert dilansir dari Archive, Rabu (8/1/2025).
Mantan pemain Ajax Amsterdam, AC Milan, dan Barcelona itu mengatakan, obrolannya saat itu tidak membicarakan soal tawaran menjadi pelatih Timnas Indonesia. Namun, obrolan mereka lebih terkait rencana Tim Garuda ke depan. Dia juga memuji sentuhan STY, pendahulunya di Timnas Indonesia.
“Bukan pelatih nasional kalau itu maksudnya, karena Indonesia sudah punya pelatih yang sangat bagus dengan Shin Tae-yong. Itu adalah perbincangan singkat, seperti yang sering terjadi pada turnamen semacam itu. Ketua PSSI menguraikan rencana besar Indonesia,” tuturnya.
Kluivert mengatakan STY berjasa untuk Timnas Indonesia. Dia sangat menghargai kerja keras mantan arsitek Timnas Korea Selatan itu bersama Tim Garuda. Terbukti, di tangan STY Indonesia bisa bersaing di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.