Pelatih asal Belanda itu juga mengungkapkan bahwa salah satu kekuatan utama China adalah gaya bermain vertikal yang cepat dan presisi tinggi. Menurutnya, hal ini bisa menjadi ancaman serius bagi lini pertahanan Indonesia jika tidak diantisipasi secara matang.
“Mereka sangat vertikal. Timnya juga cukup energik, benar-benar berusaha keras untuk menembus ruang-ruang sempit, mereka menekan lawan dengan cara yang bagus,” imbuhnya.
Kluivert pun memberikan peringatan keras kepada anak-anak asuhnya untuk tidak meremehkan lawan. Ia menegaskan bahwa pertandingan kali ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kesiapan mental dan taktik Timnas Indonesia.
"Jadi, kami harus berhati-hati. Kami harus 100 persen fokus pada permainan. Jangan menganggap remeh lawan, karena semua orang tahu China memiliki tim yang bagus," tegasnya.
Kluivert juga menyampaikan pelajaran dari kekalahan sebelumnya 1-2 atas China harus menjadi cambuk semangat untuk memperbaiki performa dan tampil lebih disiplin.