BOSTON, iNews.id – Thomas Partey menjadi pusat perhatian dunia saat satu pemain Inggris menolak berjabat tangan dengannya sebelum laga Inggris kontra Ghana.
Insiden itu terjadi jelang kick-off pertandingan di Gillette Stadium. Federasi Sepak Bola Inggris memberi kebebasan kepada para pemain untuk menentukan sikap saat prosesi jabat tangan sebelum laga melawan Ghana.
Partey, yang menjabat wakil kapten Ghana, tampil sebagai starter di lini tengah. Dia sebelumnya absen pada laga pembuka karena ditolak masuk ke Kanada, sehingga baru tampil pada pertandingan di Boston.
Gelandang berusia 32 tahun itu tengah menunggu proses persidangan di London atas tujuh dakwaan pemerkosaan dan satu tuduhan pelecehan seksual. Dia sudah menyatakan tidak bersalah atas seluruh tuduhan tersebut.
Saat prosesi jabat tangan wajib sebelum pertandingan, siaran resmi tidak menampilkan momen Partey melintas di barisan pemain Inggris. Kamera televisi memilih beralih ke sudut lain lapangan.