Dia juga menyinggung sejarah comeback besar Barcelona, termasuk kemenangan 6-1 atas Paris Saint-Germain pada 2017. Namun, dia menilai situasi saat ini berbeda dan tidak perlu disamakan.
Di sisi lain, Yamal menegaskan kekuatan Barcelona tidak hanya bergantung pada dirinya. Dia menyebut banyak pemain berkualitas tinggi yang bisa menjadi pembeda.
“Beruntung saya bermain untuk Barca dan ada banyak pemain berkualitas tinggi, pemain kelas dunia yang membuktikannya setiap tahun. Saya tidak berpikir hanya saya yang bisa gagal. Jika itu terjadi, saya juga tidak masalah," ucapnya.
“Kami memiliki banyak pemain yang bisa membalikkan keadaan sendiri, dan itulah mengapa saya percaya pada tim ini.”
Dengan kondisi tertinggal dua gol, Barcelona membutuhkan performa sempurna untuk menjaga peluang lolos. Namun, keyakinan yang ditunjukkan Lamine Yamal menjadi sinyal kuat tim belum menyerah di Liga Champions musim ini.