Hal menarik lainnya, hingga kini belum ada komunikasi langsung antara dia dengan pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman. Dia juga menegaskan pentingnya berhati-hati dalam menyikapi isu yang berkembang.
"Ini agak sulit untuk dikatakan, karena saya harus berhati-hati. Karena kadang-kadang di media banyak hal berubah, dan itu berbahaya karena mereka bisa membuat rumor. Kita tunggu saja, dan semoga segera," kata Jordy.
Tekad menjadi Warga Negara Indonesia dia tunjukkan secara serius, termasuk mulai membiasakan diri menggunakan bahasa Indonesia dalam keseharian. Langkah ini memperlihatkan komitmen kuat untuk beradaptasi.
Jordy Wehrmann bukan pemain sembarangan. Dia pernah memperkuat tim nasional Belanda di kelompok usia U-17, U-19, dan U-20, yang menunjukkan kualitasnya sudah teruji di level internasional.
Perjalanan kariernya dimulai dari akademi Feyenoord Rotterdam, lalu berlanjut ke sejumlah klub seperti FC Luzern di Swiss, ADO Den Haag, hingga NK Vukovar 1991 di Kroasia.