Setelah kedudukan sama kuat, pertandingan berjalan lebih sengit. Man United dan Leicester sama-sama berusaha untuk mencetak gol kedua sebelum babak pertama berakhir.
Namun, hingga wasit menyudahi babak pertama, tidak ada gol tambahan untuk kedua kesebelasan. Man United dan Leicester harus memikirkan cara untuk memenangkan pertandingan ini pada jeda babak pertama.
Memasuki babak kedua, Man United memulai babak kedua dengan baik. The Red Devils menekan pertahanan Leicester yang lebih mengandalkan serangan balik pada babak kedua.
Namun, gawang Man United justru kembali bobol pada menit ke-65. Sundulan Caglar Soyuncu, yang memanfaatkan sepak pojok, gagal diantisipasi De Gea.
Setelah tertinggal, Man United lebih sering berada di bawah tekanan Leicester. Tim tamu bahkan hampir mencetak gol lagi jika sepakan Tielemans pada menit ke-73 tidak meleset.