Mohamed Salah Dikejar Takdir, Duel Hidup Mati Mesir Vs Senegal di Semifinal Piala Afrika 2025

Reynaldi Hermawan
Mohamed Salah memimpin Mesir di semifinal Piala Afrika 2025 dengan beban sejarah. (IG/mosalah)

"Saya sudah memenangkan hampir semua gelar. Inilah trofi yang saya tunggu," ujarnya.

Semifinal kali ini juga memunculkan aroma balas dendam. Salah kembali berhadapan dengan mantan rekan setim di Liverpool, Sadio Mane, sosok yang dua kali memupus mimpi dia di panggung internasional dalam tiga pertemuan terakhir.

Dengan usia kedua pemain sudah menginjak 33 tahun dan Piala Afrika akan berubah menjadi turnamen empat tahunan mulai 2028, laga ini berpotensi menjadi kesempatan terakhir Salah membawa trofi kembali ke Kairo.

Di Afrika, masih melekat anggapan seorang pemain belum dianggap benar-benar hebat tanpa gelar Piala Afrika. Meski koleksi trofi klub dan penghargaan individu Salah menggunung, satu mahkota kontinental masih kosong.

Luka Lama Salah dan Dominasi Mane

Ingatan pahit itu bermula di final Piala Afrika 2021 di Kamerun. Senegal dan Mesir bertemu dalam duel bertabur bintang Anfield. Mane sempat gagal mengeksekusi penalti menit ketujuh, namun Senegal akhirnya keluar sebagai juara usai adu penalti.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Michael Carrick Resmi Ambil Alih MU, Debut Langsung Derby Manchester!

57 tahun lalu

Arne Slot Dipecat Liverpool, Musim Kedua yang Kacau Jadi Penyebab Utama

57 tahun lalu

Tinggalkan Liverpool, Mohamed Salah Ditunggu Gaji Rp397 Miliar di Turki

57 tahun lalu

Air Mata Mo Salah Tutup Era Emas Liverpool, Rekor Gerrard Pecah di Anfield

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal