Salah kemungkinan besar menjadi bintang selanjutnya yang ditawari kontrak baru. Momen itu akan dimanfaatkannya untuk meminta kenaikan gaji. Tak tanggung-tanggung, mantan pemain Fiorentina itu meminta kenaikan gaji hingga menyentuh angka 500 ribu pounds (Rp9,8 miliar) per pekan.
Mendengar isu tersebut, pandit sepakbola Inggris, Perry Groves menyebut sah-sah saja jika Salah meminta kenaikan gaji kepada Liverpool. Sebab dia melihat sang pemain sudah berkontribusi besar kepada Liverpool dalam beberapa tahun terakhir ini.
Gloves pun takjub dengan kehebatan Salah yang sukses menjadi top skor Liverpool di empat tahun terakhir ini. Jadi, kenainkan gaji dirasanya adalah hal yang wajar.
Masalahnya, Gloves merasa 500 ribu pounds dianggapnya terlalu besar dan kubu The Reds bakal sulit mewujudkannya. Jika kesepakatan tak tercapai, bukan tak mungkin Salah akan meninggalkan Anfield.
“Dia (Salah) pantas mendapatkannya (gaji yang lebih besar), tetapi dia tidak akan mendapatkan 500 ribu pounds per minggu. Menurut saya ini adalah hal pertama dalam duel negosiasi, tetapi jika dia ingin bertahan, dia harus menurunkan permintaannya,” kata Gloves, mengutip dari Talksport, Senin (6/9/2021).
“Angkanya luar biasa. Dia masih mendapat 22 gol liga di tim yang tidak terlalu baik pada tahun lalu. Dia memang pantas mendapatkan kontrak baru, tetapi Liverpool tidak dalam ranah membayar pemain 500 ribu pounds per minggu,” tambahnya.
“Dia mungkin harus sedikit lebih realistis dalam tuntutannya. Apakah dengan tidak bisanya dia digaji sesuai permintaannya dia bisa saja pergi? Siapa tahu? Yang pasti dia tidak mendapatkan 500 ribu pounds per pekannya, itu takkan mungkin terjadi,” tutup Gloves.