Unggahan itu justru memicu reaksi keras dari para suporter di media sosial. Sebagian fans menilai waktu unggahan tersebut tidak tepat dan menimbulkan kesan menyindir situasi tim.
Seorang suporter menulis, “Saya bisa mendengar suara tawanya dari sini.”
Fans lainnya berkomentar, “Mengunggah ini saat tim tertinggal dua gol, dia seperti sedang mengejek.”
Ada juga pendukung yang membela Mbappe. Menurut dia, jika seorang pemain mencetak 40 gol per musim tetapi tetap disalahkan atas buruknya performa tim, respons seperti itu bisa dimengerti.
Namun, kritik lain kembali muncul. “Dia bisa merekam story saat skor masih 0-0. Tapi dia menunggu sampai kami kebobolan dan tertinggal 0-2. Sikap itu sangat tidak pantas,” tulis seorang fans.