Dia juga menyoroti buruknya penyelesaian akhir para pemain Persija. Selain gagal memanfaatkan peluang, Souza menilai timnya melakukan kesalahan fatal yang akhirnya dimanfaatkan Persib menjadi gol.
“Sayangnya, kami tidak cukup efektif untuk memenangkan pertandingan. Sekali lagi, kami melakukan kesalahan pada momen yang seharusnya tidak boleh terjadi,” tutur Souza.
Meski kecewa dengan hasil akhir, Souza tetap bersikeras Persija tampil lebih baik dibanding Persib dalam pertandingan tersebut. Dia merasa keberuntungan tidak berada di pihak timnya.
“Saya tidak akan keluar dari sini dengan mengatakan bahwa tim kami bermain buruk, sama sekali tidak. Karena menurut saya, tim kami jauh lebih baik dibanding lawan, sangat jauh lebih baik,” tegasnya.
Kekalahan ini membuat Persija gagal menang atas Persib sepanjang musim 2025-2026. Pada pertemuan pertama di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Persija juga kalah 0-1 lewat gol Beckham Putra.
Hasil itu sekaligus memastikan Persija tersingkir dari perebutan gelar Super League 2025-2026. Sebaliknya, Persib semakin dekat menuju trofi setelah memimpin klasemen dengan koleksi 75 poin dari dua pertandingan tersisa.