Luis Enrique menjelaskan timnya sengaja menunggu momen untuk menyerang balik, terutama saat Liverpool kehilangan keseimbangan.
“Pertandingan ini sulit, tetapi kami berhasil melewati tekanan mereka dua kali dan mencetak dua gol. Jika ingin memenangkan laga seperti ini, Anda harus bertahan dengan intensitas tinggi,” ujarnya.
Dia menilai kemampuan bertahan PSG menjadi faktor penting. Timnya tetap disiplin meski mendapat tekanan besar dari Liverpool.
“Kami menunjukkan kepada semua orang bahwa kami siap bermain dengan bola, dan ketika tidak menguasai bola, kami juga bisa bermain tanpa bola,” katanya.
Luis Enrique juga mengakui laga berjalan sangat intens sejak awal hingga akhir. Kedua tim sama-sama tampil agresif dengan gaya permainan menyerang.